Jangan Sampai Pahalanya Direbut Pembantu

Friday, 27 Nov 2015
  • ~Jangan Sampai Pahalanya Direbut Pembantu ~

    Sahabat saya menulis:

    "Saya menikah di umur 24 tahun dengan status masih pelajar. Sedangkan istri saya 18 tahun, masih pelajar juga. Setiap hari, setiap habis makan selalu saja istriku mencuci gelas dan piring. Setiap mau berangkat shalat selalu saja istriku menyiapkan baju, dan parfum untuk kupakai pergi shalat. Tidak lupa pula rambut ku disisirnya (padahal pas shalat pake peci). Dia juga selalu rajin membersihkan rumah.

    Sayapun bertanya kepadanya, " Putri kok tiap hari kaya gini, kita kan punya pembantu? Kamu kan bukan pembantu." Lalu istriku menjawab " Putri nggak mau pahalanya di rebut pembantu".

    Masya Allah...

    Benarlah sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim no. 1467)

    Hal ini juga menjawab pertanyaan beberapa orang kepada saya, kok nggak pacaran dulu? kok berani sih langsung nikah? Nggak takut nanti sifatnya nggak cocok?

    Saya menjawab, seorang muslim yang ingin menikah cukuplah melihat kesolehan wanita yang nampak saja, selebihnya kita serahkan pada Allah. Saya yakin, semakin pandai ilmu agama seorang muslim, maka akan semakin baik penilaianya terhadap wanita.

    Bagi saya, segala sesuatu tentang pernikahan sudah diatur dalam islam. Segala persoalan seperti bagaimana harus bersikap, bagaimana harus melakukan ini dan itu telah terangkum global dalam Al-Quran dan Sunnah. Tinggal bagaimana usaha manusia untuk berubah secara perlahan agar perilakunya sesuai dengan sifat yang di inginkan Allah dan Rasul-Nya. Apabila seorang pria dan wanita sama-sama memahami Al-Quran dan Sunnah, insya Allah keduanya akan cocok.

    Banyak yang mencoba mengenal pasanganya bertahun-tahun dengan pacaran, namun pada akhirnya gagal. Tapi dengan cara islami saya hanya membutuhkan tidak lebih dari beberapa hari. Alhamdulillah..

    Hari ini banyak yang mencari solusi masalah rumah tangga dengan mencoba berbagai hal, bayar ini bayar itu, curhat sini curhat situ, padahal seorang muslim cukup memberi waktu luangnya untuk mencari segalanya dalam Al-quran dan Sunnah.

    Wallahu a'lam

    Catatan:

    1. Sederhana, namun sarat makna...

    Saat ini sahabat saya tersebut sudah dikarunia seorang putri.
    Semoga Allah selalu menjaganya.

    2. Maksud dari jangan sampai pahala direbut pembantu adalah kesempatan untuk meraih pahala. Bukan benar-benar pahalanya.

    Wallahu a'lam
Back
Order Via Line
Friends Added
Order Via SMS :
Indosat   :
0896-0859-8751
Telkomsel :
0896-8148-5536
Excelcom:
0877-8202-3849
Konfirmasi Bayar
(SMS Only) : 0812-1269-8977
Back to top